Bibir Tetap Merah Merona dengan Menghindari Kebiasaan ini

sinar matahari salah satu penyebab bibir gelap Foto : RS. AL Irsyad Surabaya

Citra Bayuangga – Bibir adalah bagian tubuh yang terletak di antara hidung dan dagu. Bibir terdiri dari dua bagian, yaitu bibir atas dan bibir bawah. Bibir atas lebih kecil dan lebih tipis daripada bibir bawah. Bibir dilapisi kulit dan selaput lendir.

Kulit bibir terdiri lapisan epidermis dan dermis, yang terdiri dari sel mati dan sel hidup. Lapisan dermis, merupakan jaringan ikat yang mengandung pembuluh darah, saraf, dan kelenjar. Selaput lendir bibir, sel yang menghasilkan lendir.

Fungsi lendir menjaga agar bibir tetap lembap, Bibir memiliki saraf sensorik, sehingga sensitif terhadap sentuhan, suhu, dan rasa. Selain itu, bibir memiliki kelenjar minyak dan kelenjar keringat, yang menjaga kelembapan dan kebersihan bibir.

Bibir merupakan indra sentuhan, dan erotis bila berciuman dan tindakan-tindakan lain yang berhubungan dengan hubungan seksual. Bentuk dan ukurn bibir berbeda pada setiap orang.

Fungsi Bibir, yaitu:

  • Sensorik: Bibir adalah organ indra sentuhan dan saraf yang sensitif peda sentuhan, rasa, dan suhu.
  • Mengunyah: Bibir membantu pengunyahan, menggigit makanan.
  • Bicara: Bibir membantu dalam berbicara dan membantu menghasilkan suara.
  • Seksual: Fungsi bibir seksual, untuk berciuman dan tindakan lain yang berhubungan dengan seksual.

Permasalahan Bibir

Kering dan pecah-pecah: Bibir kering dan pecah-pecah, karena udara kering, paparan sinar matahari, dan kekurangan vitamin.

Herpes labialis: Herpes labialis adalah infeksi virus yang menyebabkan luka pada bibir.

Kanker bibir: Kanker bibir merupakan kanker pada bibir.

Bibir harus dirawat dan dijaga kebersihannya dengan cara, memakai pelembap bibir, dan menghindari factor penyebab bibir rusak dan tidak sehat.

Selain perawatan dan menjaga kebersihannya, hindari kebiasaan yang dapat merusak bibir seperti merokok atau terlalu sering menggigit bibir.

Kebiasaan yang Membuat Bibir Menghitam

Bibir yang merah merona merupakan salah satu tanda kesehatan dan kecantikan. Namun, ada beberapa kebiasaan yang dapat membuat bibir menjadi tidak merah lagi, bahkan menjadi gelap. Berikut adalah beberapa kebiasaan yang perlu dihindari agar bibir tetap merah merona:

  1. Merokok

Merokok menyebabkan bibir menjadi gelap karena nikotin dan tar yang terkandung dalam rokok menghambat produksi kolagen dan elastin. Kolagen dan elastin adalah protein yang menjaga elastisitas dan warna kulit.

Rokok juga menyebabkan bibir kering dan pecah-pecah. Bibir yang kering dan pecah-pecah rentan hiperpigmentasi. Sebuah kondisi, kulit menghasilkan terlalu banyak melanin, akibatnya warna kulit menjadi lebih gelap.

Rokok juga menyebabkan bibir menjadi iritasi dan peradangan. Penyebabnya, produksi melanin meningkat, sehingga warna bibir menjadi lebih gelap. Selain itu, merokok bisa menyebabkan bibir menjadi keriput, yang membuat bibir terlihat gelap.

Mencegah bibir hitam akibat merokok:

  • Hindari merokok.
  • Rutin mengunakan pelembap bibir, terutama saat bibir terasa kering.
  • Lindungi bibir dari paparan sinar matahari dengan lip balm dengan SPF.
  • Jika telah melakukan hal-hal diatas, namun bibir masih tetap hitam, konsultasi ke dokter agara dapat penanganan yang tepat.
  • Tips Merawat bibir agar tetap sehat dan cerah:
  • Rutin memakai pelembap bibir secara rutin, terutama saat bibir terasa kering.
  • Hindari menggigit bibir, terutama saat bibir kering atau pecah-pecah.
  • Lindungi bibir dari paparan sinar matahari menggunakan lip balm dengan SPF.
  • Konsumsi makanan yang kaya vitamin B12, vitamin C, dan vitamin E.
  1. Menggigit bibir

Menggigit bibir t menyebabkan bibir menjadi kering dan pecah-pecah. Kondisi seperti itu rentan hiperpigmentasi, kondisi kulit menghasilkan terlalu banyak melanin, sehingga warna kulit menjadi gelap.

Menggigit bibir menyebabkan bibir menjadi hitam, karena bibir menjadi kering dan pecah-pecah dan menyebabkan iritasi dan peradangan. Selain itu, menggigit bibir dapat menyebabkan bibir luka.

  • Untuk mencegah bibir agar tidak gelap atau hitam lakukan beberapa hal berikut:
  • Hindari menggigit bibir, terutama saat bibir  kering atau pecah-pecah.
  • Rutin memakai pelembap bibir, terutama saat bibir terasa kering.
  • Lindungi bibir dari paparan sinar matahari menggunakan lip balm dengan SPF.
  1. Menjilat bibir

menjilat bibir dapat membuat bibir rusak dan menghitam. Hal ini disebabkan beberapa faktor, yaitu:

Air liur mengandung enzim pencernaan yang merusak lapisan kulit bibir.

Menjilat bibir menghilangkan lapisan minyak alami yang melindungi bibir dari kekeringan dan kerusakan.

Kebiasaan menjilat bibir menyebabkan bibir kering dan pecah-pecah, rentan hiperpigmentasi, kondisi di mana kulit menghasilkan terlalu banyak melanin, sehingga warna menjadi lebih gelap.

Untuk mencegah bibir rusak dan menghitam akibat menjilat bibir, lakukan beberapa hal berikut:

  • Hindari menjilat bibir, terutama saat bibir terasa kering.
  • Rutin pakai pelembap bibir, terutama saat bibir terasa kering.
  • Lindungi bibir dari paparan sinar matahari menggunakan lip balm dengan SPF..
  • Konsumsi makanan yang kaya vitamin B12, vitamin C, dan vitamin E.
  1. Paparan sinar matahari

Paparan sinar matahari secara berlebihan menyebabkan bibir menjadi kering dan pecah-pecah. Sinar matahari merusak sel kulit, sehingga warna kulit menjadi gelap. Sinar matahari mengandung sinar ultraviolet (UV) yang merusak sel kulit dan menyebabkan produksi melanin meningkat.

Bibir adalah bagian tubuh yang rentan terhadap paparan sinar matahari, karena bibir tidak memiliki melanin yang cukup untuk melindungi bibir dari sinar UV. Oleh karenanya, bibir lebih mudah terbakar dan terkena rusak akibat sinar matahari.

Untuk melindungi bibir dari paparan sinar matahari, sebaiknya gunakan lip balm atau lipstik yang mengandung SPF atau faktor perlindungan matahari. SPF pada lip balm atau lipstik melindungi bibir dari sinar UV dan mencegah bibir menjadi gelap.

Karena itu, hindari terlalu lama di bawah sinar matahari saat terik dan gunakan topi atau payung untuk melindungi kulit bibir. Dengan melakukan tindakan pencegahan ini, bibir dapat terhindar dari kerusakan akibat paparan sinar matahari dan tetap sehat serta warnanya alami

  1. Kekurangan vitamin

Kekurangan vitamin, seperti vitamin B12, vitamin C, dan vitamin E, menyebabkan bibir menjadi kering dan pecah-pecah. Selain itu, kekurangan vitamin juga menyebabkan hiperpigmentasi.

Dengan melakukan perawatan bibir secara rutin dan menghindari kebiasaan-kebiasaan yang dapat merusak bibir, bibir menjadi tetap sehat dan berwarna alami. (*)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *