Mau Nyuri Cabai di Tengah Sawah Ketangkap, Pelaku Selamat

Lahan Cabai milik Nitun yang tiga kali distroni pencuri Foto : citrabayuangga.com

Citra Bayuangga – Warga Kota Probolinggo, Jawa Timur, berhasil menangkap seorang pencuri cabai dilahan pesawahan. Meski ditangkap massa, namun pelaku tidak digebuko, bahkan dilepas, dengan alasan tidak ada barang bukti.

Tertangkapnya pelaku pencurian hasil pertanian tersebut dibenarkan oleh Nitun  50 tahun, pemilik cabai. Disebutkan, pelaku dilepas karena belum mengambil cabai, namun sudah berada  di areal sawahnya.

Meski begitu, pelaku yang belakangan diketahui warga Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur tidak dibawa ke Mapolsek Wonoasih. Namun sdiselesaikan di rumah korban dengan bermusyawarah dan setelahnya, pelaku diizinkan pulang.

Nitun, yang tinggal di Dusun Krajan, Kelurahan Kareng Lor, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, Jawa Timur ini, pelaku hendak mencuri cabai di lahan sawahnya. Nemun, belum sempat memanen, kepergok warga.

“Tetangga melihat sinar lampu senter di tengah sawah saya. Karena curiga, ngasih tahu ke saya. Akhirnya dikepung sama warga, lalu kita amankan,” jelas Nitun,  Selasa 28 November 2023, sekitar pukul 13.00.

Aksi pencurian cabai rawit di sawah tersebut menurut Nitun berlangsung, Sabtu 25 November 2023 kemarin. Namun, pelaku tidak jadi mencuri cabai, karena keburu diamankan warga. “Sudah 2 kali cabai saya dipanen orang. Ini ketiga kalinya yang ketangkap,” katanya.

Meski dikepung warga, namun lanjut Nitun, pelaku yang diperkirakan 2 orang kabur. Seorang pelaku yang kabur ke tengah lahan jagung berhasil ditangkap warga. Sedang satu teman pelaku lolos dari kepungan warga dan kabur menghilang dikegelapan malam.

“Satu orang tertangkap, sedang teman pelaku berhasil kabur. Preelakunya 2 orang. Pelaku yang kami amankan ngaku warga Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo,” ungkapnya

Pelajku mencuri cabai yang ditanam di lahan seperempat hektar itu, karena harga cabai rawit saat ini mahal. Yakni antara Rp60 ribu sampai Rp70 ribu perkilo kalau dijual ke pedagang atau tengkulak.

Meski sudah tiga kali cabainya dipanen pencuri, namun Nitto tidak melaporkan pelaku yang ditangkapnya. Alasannya, karena sudah diselesaikan secara musyawarah.”Polisi sudah datang ke sini. tapi sudah diselesaikan secara kekeluargaan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolsek Wonoasih AKP Sumardjo memebenarkan, aksipencurian hasil pertanian di Kelurahan Kareng Lor, Kecamatan Kedopok tersebut. Menurutnya, anggotanya telah mendatangi tempat kejadian perasra.

“Korban diajak ke polsek, namum tidak mau laporan, karena katanya belum ngambil cabainya Jadi barang buktinya tidak ada,” katanya singkat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *