Polres Probolinggo Kota Amankan Emak-emak yang Gadaikan Mobil Rental

Barang bukti kendaraan rental yang digadaikan diamankan Polres Probolinggo Kota Foto : Humas Polres Probolinggo Kota

Citra Bayuangga – Tindak kriminal atau kejahatan di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota, pelakunya tidak hanya kaum bapak-bapak. Emak-emak, juga ada yang terlibat tindak kriminal penggalapan kendaraan atau mobil rental

Pelakunya, seorang emak-emak berinisial BSK usia 51 tahun warga Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Akibat perbuatannya, BSK tinggal di sel tahanan Polres Probolinggo Kota, setelah berhasil ditangkap.

Dalam menjalankan operandinya, tersangka BSK tidak sendirian, melainkan dibantu 6 rekannya yang kini juga menginap di Mapolres Probolinggo Kota. Mereka diamankan, setelah diduga menggelapkan 4 unit mobil rental di wilayah Kota Probolinggo, Jawa Timur.

Dari perbuatannya itu, pelaku atau tersangka meraup keuntungan puluhan juta rupiah. Kapolres Probolinggo Kota AKBP Wadi Sa’bani melalui Plt. Kasihumas Polres Probolinggo Kota Iptu Zainullah menyebut, pelaku ditangkap setelah pemilik rental bernama HA usia 28 tahun, melapor ke Polres Probolinggo Kota.

Modusnya, BSK menyewa mobil ke pelapor. Lalu digadaikan ke seseorang,” jelas Zainullah, Minggu 3 Desember 2023, seraya menceritakan kronologinya hingga BSK diamankan.

Pada tanggal 02 Oktober 2023 lalu, BSK mendatangi tempat rental mobil milik HA di Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, Jawa Timur. BSK menyewa satu unit mobil Honda Brio selama 9 hari dengan tarif sewa Rp1.800.000.

Tanggal 11 Oktober 2023 BSK menjumpai HA untuk  memperpanjang mobil yang disewanya. Mobil sedan itu disewa lagi 10 hari. Selain itu pelaku ngrental 3 mobil lagi. Toyota Avanza, Toyota Yaris dan Daihatsu All New Xenia,” rinci Iptu Zainullah.

Empat kendaraan tersebut oleh BSK digadaikan ke tersangka BDH (39 Th) dan istrinya SN (23 Th) untuk direntalkan. Dari bisnis rental tersebut, BSK mendapat bagian keuntungan berupa bunga 10 persen. Pasangan suami istri (Pasutri) yang merupakan warga Kecamatan Kraksaan, Kabupaten  Probolinggo, Jawa Timur, turut diamankan.

Setelah berhasil mengamankan pasutri, Polres Probolinggo Kota terus memngembangkan kasus dugaan penggellapan mobil tersebut. Petugas kemudian mengamankan 4 orang tersangka lagi dengan masing masing perannya.

“Jadi keempat mobil yang dipegang tersangka BDH dan SN, Mobil Brio digadaikan lagi ke tersangka WS (36 Th) warga Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo melalui perantara tersangka SA (27 Th) warga Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,” terangnya.

Sedang untuk mobil Avanza, Yaris dan All New Xenia oleh tersangka BDH dan SN (Pasutri) digadaikan ke tersangka MH (23 Th) warga Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Lalu ketiga mobil itu dititipkan ke tersangka DE (31 Th) warga Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.

“Jadi ada tujuh tersangka yang kita amankan dalam rangkaian tindak pidana penggelapan mobil ini. Ketujuh tersangka itu, BSK, BDH, SN, MH, DE, WS dan SA. Keempat mobil digadaikan mulai harga Rp25 juta sampai dengan Rp35 juta,” tambahnya.

Selain mengamankan tujuh tersangka, Polres Probolinggo Kota juga mengamankan sejumlah barang bukti, berupa satu unit kendaraan Honda Brio tahun 2015, satu unit Avansa tahun 2007, satu unit YARIS 1.5 tahun 2008 dan 1 unit Kendaraan tipe ALL NEW XENIA 1.3 X M/T tahun 2023.

“Selain tujuh tersangka dan empat mobil, kami juga mengamankan surat-surat kendaraan, invoice persewaan mobil dan beberapa dokumen lainnya.” Sambung Zainullah.

Atas perbuatannya tersangka tersangka BSK dijerat pasal 378 atau Pasal 372 KUHPidana dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara Untuk tersangka BDH dan SN, dijerat pasal  481 KUHPidana, dengan ancaman hukuman penjara tujuh tahun.

Sedang untuk tersangka MH, DE, WS dan dijerat pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun penjara. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *