Polres Probolinggo Kota Amankan Pelaku Pencabulan, Penjara 15 Tahun Menunggu

Tersangka Pencabulan anak dibawah umur, tengah digelandang petugas Polres Probolinggo Kota Foto : Humas Polres Probolinggo Kota

Citra Bayuangga – Kelakuan bejat pria berinisal NS (34) akhirnya terkuak, setelah pria yang tinggal di Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur ini, ditangkap Polres Probolinggo Kota, menangkap, Rabu 29 November 2023, pagi

Lelaki yang kesehariannya bekerja sebagai sopir tersebut disergap, karena diduga mencabuli gadis berinisal Z, anak tiri pelaku. Remaja yang kini berusia 13 tahun itu digarap layaknya suami-istri, mulai 2019 hingga kini (2023). Yakni, saat masih kelas 4 SD atau usia 9 tahun.

Terakhir, tersangka NS menyalurkan nafsu biadabnya tahun 2023, tengah malam sekira pukul 01.00 Wib. Dini hari itu, korban Z yang berada di kamarnya sendirian belum tidur. Kemudian NS masuk ke kamar korban membawa segelas air putih.

“Disuruh minum. Setelah diminum, korban tertidur, dan disitulah tersangka NS mencabuli anak tirinya,” terang Kapolres Probolinggo Kota AKBP Wadi Sa’bani, melalui Plt Kasihumas Iptu Zainullah, Minggu 3 Desember 2023.

Kasi Humas Polres Probolinggo Kota menyebut, aksi bejat NS dilakukan berulangkali. Dihadapan penyidik, korban mengaku ditiduri alias dicabuli sebanyak 20 kali, dalam kurun waktu sekitar 4 tahun. Selama menjadi alat pemuas nafsu bejat NS, Korban tidak berani mengadu ke orang tuanya.

Sebab, lanjut Kasi Huma IPTU Zainullah, korban diancam oleh tersangka. Agar korban tidak memberitahukan kepada siapapun aksi bejat ayah tirinya. Sehingga perbuatan tersangka berlanjut hingga tahun 2023.

“Rangkaian perbuatan cabul tersangka berakhir setelah tersangka NS dilaporkan oleh paman korban. Korban tidak kuat dengan perlakuan NS dan akhirnya kejadian yang dialami diceritakan ke pamannya. Setelah dilaporkan ke Polres Probolinggo Kota, kami tindaklanjuti,” ucapnya.

Mendapat laporan kasus dugaan pencabulan anak dibawah umur, jajaran Polres Probolinggo Kota bergerak cepat. Saat itu juga petugas berhasil mengamankan tersangka pada Rabu, 29 November 2023, pagi.

“Tersangka kita amankan beserta barang buktinya. Daster warna kuning motif garis hitam, celana dalam biru dan BH putih.” Tamba Zainullah.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 81 subs Pasal 82 UURI Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan atas UURI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak undang-undang tersebut telah diubah dengan UURI Nomor 17 Tahun 2016.

Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang–Undang. Ancaman hukumannya 15 tahun penjara ditambah sepertiga.

Sementara itu, Tersangka NS dihadapan penyidik Polres Probolinggo Kota mengaku, mencabuli korban Z hanya 1 kali. Saat korban sekolah SMP. “Itu kan informasi di luaran. Hanya waktu itu tok.  Rumah saya kan 2 kamar. Yang satu ditempati kos, yang satu kamar ditempati kami berlima. Saya, istri dan anak-anak kami,” katanya singkat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *