UMK Probolinggo Diusulkan Naik, Mudah-mudahan Gubernur Jatim Baik Hati

Karyawan tengah bekerja disalah satu pabrik di Kota Probolinggo, Jawa Timur. Foto : citrabayuangga.com

Citra Bayuangga – Dewan Pengupahan Kota Probolinggo, Jawa Timur, mengusulkan Upah Minimum Kota (UMK) Probolinggo, naik. Kenaikan UMK sebesar 4,8 persen tersebut sudah diajukan ke Gubernur Jawa Timur.

Hal tersebut diungkap, Kepala Disperin-Naker Kota Probolinggo Budiono Wirawan, Senin 27 November 2023) siang kemarin. Dikatakan, usulan UMK tersebut sesuai kepepakatan rapat bersama, yang digelar, Selasa 21 November 2023 minggu lalu.

Hasil kesepakatan bersama dalam rapat itu, sudah direkomendasi Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin, sekaligus sudah diajukan ke Gubernur Jawa Timur. “Rapatnya minggu lalu. Pesertanya Dewan Pengupahan, meliputi KSPSI, Apindo,dan beberapa pihak terkait,” katanya

Ditegaskan, pengajuan kenaikan 4,8 persen tersebut, sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 2023 Tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 Tentang Pengupahan.

Dengan usulan kenaikan dari 4,8 persen tersebut, UMK Probolinggo tahun 2024 besarannya menjadi Rp2,699 juta. Sedang UMK sebelumnya, yakni tahun 2023 sebesar Rp2.576.240. “Angka kenaikan 4,8 itu sudah sesuai aturan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KSPSI Kota Probolinggo Donal Finalio Boy menegaskan, UMK 2024 mengacu pada UMK 2023, ditambah atau plus inflasi. Kenaikan tersebut disesuaikan dengan inflasi yang terjadi di Kota Probolinggo.

“Inflasi di Kota Probolinggo kan 0,3 persen. Ya, disesuaikan dengan itu. Kita menunggu hasil dari Gubernur Jawa Timur,” kata Donal singkat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *